Struktur Bitcoin telah berbalik bullish, namun para trader masih terbelah pandangannya apakah level US$100.000 akan menandai fase ekspansi bull ataukah justru kelanjutan bear.
Bitcoin Price News

The price of Bitcoin (BTC) can refer to either the energy cost of maintaining and securing the Bitcoin network through mining or the market value of BTC at a particular moment or over the course of time. Most of the discourse tends to surround the latter.
Bitcoin is a radically market-driven asset that is not backed by any commodity or central authority. As such, Bitcoin price movements tend to be volatile. Bitcoin’s price today will be different from Bitcoin’s price tomorrow. Ultimately, the price of Bitcoin is the result of the combined activities of a global community of stakeholders including miners, traders and consumers.
There are various theories on how the market values (or ought to value) the price of BTC, from the supply-based pricing model, which necessitates increasing demand for value to increase, or the efficient-markets hypothesis (EMH), which asserts an ultraefficient, omnipotent marketplace that has already factored in the necessary information, to the stock-to-flow (STF) model, which measures an asset’s scarcity by tracking the ratio between current supply and annual production rate. This last model has attracted many in the BTC community for its thorough analysis and incredibly bullish sentiment.
- Analisis Pasar
- Update Pasar
Bitcoin berusaha mempertahankan level harga tertinggi 2026 saat penutupan mingguan memicu risiko volatilitas besar akibat ketidakpastian geopolitik seputar Venezuela.
- Berita
Aset berisiko (risk-on) umumnya bereaksi negatif terhadap guncangan geopolitik, gejolak ekonomi makro, dan berbagai kabar buruk lainnya.
- Berita
Kebijakan pelonggaran moneter dan kembali derasnya likuiditas dinilai bisa menjadi katalis kenaikan aset berisiko seperti Bitcoin, meski pemilu paruh waktu AS pada 2026 berpotensi menjadi faktor penghambat.
- Analisis Pasar
Para trader menangkap sinyal bullish yang kuat untuk Bitcoin, termasuk potensi reversal dari bear trap serta breakout teknikal yang memproyeksikan reli menuju US$107.000 bulan depan.
- Video
Dalam wawancara eksklusif bersama Cointelegraph, analis kripto Benjamin Cowen menyoroti tekanan makro, sentimen yang redup, serta dinamika siklus yang membentuk arah Bitcoin menuju 2026.
- Analisis Pasar
CEO Tether Paolo Ardoino memperingatkan bahwa koreksi sektor AI dapat merembet ke pasar kripto pada 2026; sejumlah analis memprediksi harga Bitcoin bisa turun hingga US$65.000.
- Berita
Alex Thorn dari Galaxy mengatakan puncak Bitcoin di US$126.000 setara dengan US$99.848 setelah disesuaikan inflasi, sehingga gagal mencapai tonggak enam digit.
- Analisis Pasar
Intensitas jual Bitcoin perlahan menyurut seiring stabilisasi momentum, kapitulasi miner, dan iklim likuiditas yang berbalik kondusif.
- Berita
Bitcoin kerap mengalami reli setelah drop hashrate yang berkepanjangan, sebuah pola yang berpotensi memberi kelegaan yang sangat dibutuhkan bagi banyak miner Bitcoin yang saat ini tertekan oleh harga.
- Berita Pasar
Bitcoin hadapi risiko breakdown saat emas dan perak justru sukses torehkan rekor all-time high (ATH) di tengah gejolak pasar Jepang.
- Analisis Pasar
Jumlah Bitcoin di wallet long-term holder mencapai titik terendah dalam siklus saat ini. Namun, apakah kondisi ini cukup untuk membantu bull menangkir crash menuju US$68.000?
- Berita
Analis makro global Luke Gromen turunkan antusiasmenya pada Bitcoin, memperingatkan bahwa kripto nomor wahid ini terlihat rentan karena kondisi makro, narasi risiko kuantum, dan perubahan teknikal.
- Berita
Komunitas Bitcoin terus berdebat ihwal implikasi filosofis dan pasar dari komputer kuantum yang meretas alamat-alamat lama yang rentan.
- Berita
Markus Thielen dari 10x Research menilai siklus empat tahunan Bitcoin masih ada, namun kini lebih dipengaruhi oleh politik, likuiditas, dan pemilu ketimbang halving.