Optimisme bull market Bitcoin terpukul sejak crash harga Oktober lalu. Peluang reli harga BTC dalam jangka pendek hingga menembus US$100.000 kini dinilai semakin menipis.
Bitcoin Price News

The price of Bitcoin (BTC) can refer to either the energy cost of maintaining and securing the Bitcoin network through mining or the market value of BTC at a particular moment or over the course of time. Most of the discourse tends to surround the latter.
Bitcoin is a radically market-driven asset that is not backed by any commodity or central authority. As such, Bitcoin price movements tend to be volatile. Bitcoin’s price today will be different from Bitcoin’s price tomorrow. Ultimately, the price of Bitcoin is the result of the combined activities of a global community of stakeholders including miners, traders and consumers.
There are various theories on how the market values (or ought to value) the price of BTC, from the supply-based pricing model, which necessitates increasing demand for value to increase, or the efficient-markets hypothesis (EMH), which asserts an ultraefficient, omnipotent marketplace that has already factored in the necessary information, to the stock-to-flow (STF) model, which measures an asset’s scarcity by tracking the ratio between current supply and annual production rate. This last model has attracted many in the BTC community for its thorough analysis and incredibly bullish sentiment.
- Analisis Pasar
- Berita
Sebagian Bitcoiner bersikap “sangat skeptis” bahwa quantum computing alias komputasi kuantum menjadi biang keladi aksi harga Bitcoin yang cenderung sideways, sementara pihak lain meyakini isu ini merupakan persoalan besar.
- Update Pasar
Bitcoin gagal taklukkan rentang trading makro, merujuk analisis, dan target harga BTC terbaru mencakup potensi kembali ke level di bawah US$60.000.
- Berita
Pasar crypto catat short squeeze terbesar sejak Oktober, seiring likuidasi masif posisi short dan Bitcoin ungguli dolar AS di tengah eskalasi ketidakpastian geopolitik.
- Berita
Santiment menilai “FOMO ritel” berpotensi meningkat dalam beberapa hari ke depan jika Bitcoin kembali ke level US$100.000.
- Update Pasar
Bitcoin berusaha cetak puncak mingguan baru usai rilis data CPI AS yang lebih rendah dari ekspektasi; Presiden Donald Trump kembali imbau pemangkasan suku bunga.
- Berita
Narasi Bitcoin sebagai aset non-sovereign kembali menyita perhatian setelah laporan investigasi terhadap Ketua The Fed Jerome Powell memicu kekhawatiran soal tekanan politik dan stabilitas pasar.
- Analisis Pasar
Sentimen risiko trader Bitcoin mernjadi bullish, buktinya terlihat pada reli berbasis futures pekan ini hingga US$95.000. Akankah bull kembali mencoba reli setelah retest level support kunci di bawahnya?
- Analisis Pasar
Struktur Bitcoin telah berbalik bullish, namun para trader masih terbelah pandangannya apakah level US$100.000 akan menandai fase ekspansi bull ataukah justru kelanjutan bear.
- Update Pasar
Bitcoin berusaha mempertahankan level harga tertinggi 2026 saat penutupan mingguan memicu risiko volatilitas besar akibat ketidakpastian geopolitik seputar Venezuela.
- Berita
Aset berisiko (risk-on) umumnya bereaksi negatif terhadap guncangan geopolitik, gejolak ekonomi makro, dan berbagai kabar buruk lainnya.
- Berita
Kebijakan pelonggaran moneter dan kembali derasnya likuiditas dinilai bisa menjadi katalis kenaikan aset berisiko seperti Bitcoin, meski pemilu paruh waktu AS pada 2026 berpotensi menjadi faktor penghambat.
- Analisis Pasar
Para trader menangkap sinyal bullish yang kuat untuk Bitcoin, termasuk potensi reversal dari bear trap serta breakout teknikal yang memproyeksikan reli menuju US$107.000 bulan depan.
- Video
Dalam wawancara eksklusif bersama Cointelegraph, analis kripto Benjamin Cowen menyoroti tekanan makro, sentimen yang redup, serta dinamika siklus yang membentuk arah Bitcoin menuju 2026.
- Analisis Pasar
CEO Tether Paolo Ardoino memperingatkan bahwa koreksi sektor AI dapat merembet ke pasar kripto pada 2026; sejumlah analis memprediksi harga Bitcoin bisa turun hingga US$65.000.