Cointelegraph
Brayden Lindrea
Ditulis oleh Brayden Lindrea,Penulis Staf
Felix Ng
Ditinjau oleh Felix Ng,Editor Staf

GameStop Transfer 4.710 Bitcoin, Sinyal Potensi Aksi Jual?

Aksi jual total pada harga saat ini akan wakili kerugian sekitar US$76 juta atas investasi Bitcoin GameStop, mengingat perusahaan itu membeli 4.710 Bitcoin dengan harga rata-rata US$107.900 per BTC.

GameStop Transfer 4.710 Bitcoin, Sinyal Potensi Aksi Jual?
Berita

GameStop telah mentransfer seluruh kepemilikan Bitcoin-nya ke platform trading institusional Coinbase. Manuver ini lantas memicu spekulasi bahwa peritel gim video ini tengah meninjau ulang strategi treasury Bitcoin mereka.

“Apakah GameStop menyerah?” tanya platform intelijen blockchain CryptoQuant dalam unggahan di X pada Jumat (23/1), setelah mendeteksi bahwa GameStop memindahkan seluruh 4.710 Bitcoin (BTC), dengan nilai lebih dari US$422 juta, ke Coinbase Prime.

CryptoQuant menyebut transfer tersebut “kemungkinan untuk dijual”, seraya mencatat bahwa jika aksi jual berlangsung saat harga Bitcoin berada di US$90.800, GameStop akan merealisasikan kerugian sekitar US$76 juta dari investasi Bitcoin-nya.

GameStop sendiri mengakumulasi 4.710 Bitcoin melalui beberapa investasi pada Mei lalu, dengan harga beli rata-rata US$107.900 per BTC.

Sumber: CryptoQuant


GameStop meluncurkan treasury Bitcoin usai sang CEO, Ryan Cohen, bertemu dengan Chairman Strategy Michael Saylor pada Februari tahun lalu untuk membahas bagaimana strategi tersebut dapat diimplementasikan secara optimal.

Hingga kini, GameStop belum memberikan pernyataan publik terkait spekulasi bahwa perusahaan telah menjual, atau berniat menjual, kepemilikan Bitcoin-nya.

Cointelegraph telah menghubungi GameStop untuk meminta komentar, namun belum menerima tanggapan sejauh ini.

Perkembangan ini muncul setelah dokumen yang diajukan pada Rabu lalu mengungkapkan bahwa CEO GameStop, Ryan Cohen, membeli tambahan 500.000 saham GME senilai lebih dari US$10 juta, yang turut mendorong harga saham peritel tersebut naik lebih dari 3% pada Kamis.

Seperti kita ketahui, pembentukan treasury Bitcoin menjadi tren institusional yang populer pada tahun 2024 dan 2025. Namun, banyak perusahaan kemudian mengalami tekanan pada harga saham mereka pada paruh kedua 2025, seiring munculnya pertanyaan mengenai keberlanjutan strategi tersebut.

Saat ini, lebih dari 190 perusahaan publik tercatat memegang Bitcoin di neraca keuangan mereka. Selain itu, banyak perusahaan lain juga telah meluncurkan treasury Ethereum (ETH), Solana (SOL), serta altcoin lainnya dalam 12 bulan terakhir.

Treasury Kripto Perusahaan Tetap Masuk dalam Indeks MSCI

Treasury kripto korporasi, khususnya Strategy, mencatat kemenangan besar awal bulan ini ketika Morgan Stanley Capital International (MSCI) memutuskan untuk sementara waktu tidak mengecualikan perusahaan dengan treasury aset digital dari indeks pasarnya.

Baca Juga: Crypto Akan Jangkau 50% Fortune 500 pada 2026, Prediksi Presiden Ripple

MSCI menyatakan masih membutuhkan waktu untuk membedakan antara perusahaan investasi dan perusahaan lain yang memegang aset digital sebagai bagian dari operasi inti mereka.

Pengecualian dari indeks MSCI berpotensi membuat Strategy dan perusahaan treasury aset digital lainnya kehilangan arus modal pasif hingga miliaran dolar.

Baca Juga: Benarkah Harga Bitcoin Anjlok Akibat Ancaman Komputasi Kuantum? Ini Ujar Bitcoiner

Cointelegraph berkomitmen pada jurnalisme yang independen dan transparan. Artikel berita ini diproduksi sesuai dengan Kebijakan Editorial Cointelegraph dan bertujuan untuk menyediakan informasi yang akurat dan tepat waktu. Pembaca dianjurkan untuk memverifikasi informasi secara mandiri. Baca Kebijakan Editorial kami https://id.cointelegraph.com/editorial-policy