Cointelegraph
Brian Quarmby
Ditulis oleh Brian Quarmby,Penyumbang
Rahul Nambiampurath
Ditinjau oleh Rahul Nambiampurath,Editor Staf

Crypto Akan Jangkau 50% Fortune 500 pada 2026, Prediksi Presiden Ripple

Presiden Ripple Monica Long ucap blockchain tengah menjadi “operating layer dari keuangan modern” dan neraca global akan menampung US$1 triliun aset digital.

Crypto Akan Jangkau 50% Fortune 500 pada 2026, Prediksi Presiden Ripple
Berita

Sekitar 250 perusahaan terbesar di Amerika Serikat (AS) akan memegang crypto atau menggunakan instrumen keuangan berbasis blockchain pada akhir 2026, ujar Presiden Ripple Monica Long.

Dalam sebuah posting blog pada Senin, Long berargumen bahwa industri crypto dan blockchain telah berjuang selama beberapa tahun terakhir untuk membangun “fondasi teknis dan regulasi” guna mendorong adopsi massal dan membawa sektor ini ke arus utama.

Sebagai bagian dari prediksinya, yang juga mencakup topik seperti stablecoin, kustodian kripto , dan artificial intelligence, Long mengatakan bahwa blockchain tengah berkembang menjadi “operating layer dari keuangan modern” dan bahwa tahun 2026 akan menyaksikan lonjakan besar dalam adopsi institusional.

“Pada akhir 2026, neraca keuangan akan menampung lebih dari US$1 triliun dalam bentuk aset digital, dan sekitar setengah dari perusahaan Fortune 500 akan memiliki strategi aset digital yang telah diformalkan.”

“Dan bukan sekadar eksposur crypto, tetapi partisipasi aktif di seluruh aset tokenized, digital asset treasury, stablecoin, onchain T-bills, serta instrumen keuangan yang dapat diprogram.”
Sumber: Monica Long 

Long merujuk pada survei Coinbase dari pertengahan 2025 yang menemukan bahwa 6 dari 10 eksekutif perusahaan Fortune 500 menyatakan bahwa perusahaan mereka telah mengerjakan inisiatif blockchain.

Menambah argumennya, ia menyoroti pertumbuhan kuat dalam jumlah perusahaan publik yang memasukkan Bitcoin (BTC) ke dalam neraca keuangan mereka.

Jumlah perusahaan Fortune 500 yang saat ini memegang BTC memang masih terbatas; namun, GameStop menjadi salah satu contohnya setelah melakukan pembelian pertamanya sebanyak 4.710 BTC pada Mei 2025. Block Inc dan Tesla juga termasuk dalam daftar tersebut.

“Dan perusahaan digital asset treasury (DAT) telah tumbuh dari hanya empat pada 2020 menjadi lebih dari 200 saat ini, dengan hampir 100 di antaranya terbentuk pada 2025 saja,” tambah Long.

Long juga menyampaikan prediksi kuat untuk pasar stablecoin, dengan menilai aset tersebut akan menjadi alat utama untuk settlement global dalam beberapa tahun ke depan, didorong oleh kemajuan regulasi, langkah dari pemain besar seperti Visa dan Mastercard, serta utilitas teknologi itu sendiri.

“Dalam lima tahun ke depan, stablecoin akan sepenuhnya terintegrasi ke dalam sistem pembayaran global — bukan sebagai jalur alternatif, melainkan sebagai fondasi utama,” ujarnya.

Sementara itu, Long mengatakan bahwa ia memperkirakan akan muncul gelombang institusi keuangan seperti bank, penyedia layanan, dan perusahaan crypto yang mulai secara langsung melakukan custody crypto guna mempercepat “strategi blockchain” mereka.

Baca Juga: Kasus Dugaan Penipuan Kripto Timothy Ronald: Yudo Sadewa & Hotman Paris "Sentil" Korban

Ia juga mengatakan bahwa konvergensi antara artificial intelligence dan blockchain akan mendorong industri ini secara masif dan menghadirkan utilitas dengan “cara-cara yang sebelumnya mustahil”.

“Stablecoin dan smart contract akan memungkinkan treasury untuk mengelola likuiditas, mengeksekusi margin call, serta mengoptimalkan yield di seluruh perjanjian repo onchain, semuanya secara real-time tanpa intervensi manual,” ujarnya, seraya menambahkan:

“Privasi akan menjadi kunci dari ekspansi ini. Zero-knowledge proof akan memungkinkan sistem AI menilai kelayakan kredit atau profil risiko tanpa mengekspos data sensitif, mengurangi friksi dalam lending, dan membuka adopsi aset digital yang lebih luas di pasar yang teregulasi.

Baca Juga: Benarkah AI Crypto Trading Bakal Ubah & Hancurkan Peran Manusia?




Cointelegraph berkomitmen pada jurnalisme yang independen dan transparan. Artikel berita ini diproduksi sesuai dengan Kebijakan Editorial Cointelegraph dan bertujuan untuk menyediakan informasi yang akurat dan tepat waktu. Pembaca dianjurkan untuk memverifikasi informasi secara mandiri. Baca Kebijakan Editorial kami https://id.cointelegraph.com/editorial-policy