Optimisme bull market Bitcoin terpukul sejak crash harga Oktober lalu. Peluang reli harga BTC dalam jangka pendek hingga menembus US$100.000 kini dinilai semakin menipis.
Laporan dugaan penipuan kripto yang dilayangkan kepada Timothy Ronald tak hanya memicu proses hukum, tetapi juga debat soal FOMO, ekspektasi kaya instan, dan sejauh mana tanggung jawab edukator finansial.
Bitcoin berusaha cetak puncak mingguan baru usai rilis data CPI AS yang lebih rendah dari ekspektasi; Presiden Donald Trump kembali imbau pemangkasan suku bunga.
Sentimen risiko trader Bitcoin mernjadi bullish, buktinya terlihat pada reli berbasis futures pekan ini hingga US$95.000. Akankah bull kembali mencoba reli setelah retest level support kunci di bawahnya?
Struktur Bitcoin telah berbalik bullish, namun para trader masih terbelah pandangannya apakah level US$100.000 akan menandai fase ekspansi bull ataukah justru kelanjutan bear.
Bitcoin berusaha mempertahankan level harga tertinggi 2026 saat penutupan mingguan memicu risiko volatilitas besar akibat ketidakpastian geopolitik seputar Venezuela.
Para trader menangkap sinyal bullish yang kuat untuk Bitcoin, termasuk potensi reversal dari bear trap serta breakout teknikal yang memproyeksikan reli menuju US$107.000 bulan depan.