Cointelegraph
Brian QuarmbyBrian Quarmby

4 Comeback Kripto pada 2025 yang Bisa Membentuk Arah Tahun Depan

Dari grasi Ross Ulbricht hingga kemenangan Ripple atas SEC AS, berikut daftar comeback kripto paling disorot sepanjang 2025 dan implikasinya untuk setahun ke depan.

4 Comeback Kripto pada 2025 yang Bisa Membentuk Arah Tahun Depan
Berita

Satu tahun penuh dinamika di dunia kripto kini telah berlalu.

Bitcoin mencetak all-time high baru namun menutup tahun di zona merah, iklim regulasi di AS menghangat, koin privasi mengamuk di pasar, adopsi institusional melonjak, bahkan Presiden AS meluncurkan meme coin.

Dengan 2026 resmi dimulai, Cointelegraph menengok kembali sejumlah comeback terbesar di kripto sepanjang tahun lalu dan apa artinya bagi 12 bulan ke depan.

Ross Ulbricht dan CZ Mendapat Grasi Presiden

Tahun ini dibuka dengan grasi presiden terhadap salah satu nama paling ikonik dari era awal Bitcoin.

Setelah menghabiskan lebih dari 11 tahun edekam di penjara atas perannya mendirikan marketplace dark web Silk Road, Ross Ulbricht mendapat grasi dari Presiden Donald Trump atas hukuman dua kali penjara seumur hidupnya dan dibebaskan pada akhir Januari.

Langkah tersebut memberi Ulbricht kesempatan kedua untuk hidup, setelah sebelumnya nyaris tak memiliki harapan untuk kembali menjalani kehidupan normal.

“Terima kasih sebesar-besarnya, Presiden Trump, karena telah memberi saya anugerah luar biasa ini. Saya sangat, sangat bersyukur bisa mendapatkan hidup saya kembali, masa depan saya kembali, dan kesempatan kedua ini. Ini adalah momen yang sangat penting bagi saya dan seluruh keluarga saya,” ujar Ulbricht usai menerima grasi.

Sumber: Free_Ross

Ini bukan satu-satunya grasi yang diberikan Trump kepada figur kripto pada 2025. Pada Oktober, co-founder Binance Changpeng “CZ” Zhao juga menerima grasi serupa.

Zhao sebelumnya menjalani hukuman penjara empat bulan setelah mengaku bersalah pada akhir 2023 atas satu dakwaan pelanggaran Bank Secrecy Act karena kegagalan menerapkan program Anti-Money Laundering (AML) yang memadai di Binance.

Meski grasi tersebut tidak menghapus pengakuan bersalah CZ, langkah itu menandai pengakuan pemerintah bahwa hukuman yang dijatuhkan kepada co-founder Binance tersebut dinilai terlalu berat, sekaligus membuka jalan bagi CZ untuk kembali lebih aktif di industri kripto.

“Saya tidak mengenalnya, saya rasa belum pernah bertemu dengannya, tetapi saya diberi tahu bahwa ia mendapat banyak dukungan, dan mereka mengatakan bahwa apa yang ia lakukan bahkan bukan kejahatan, itu bukan kejahatan, ia dianiaya oleh Pemerintahan Biden,” kata Trump terkait grasi CZ.

Apa artinya untuk 2026: Dengan meredanya sikap permusuhan terhadap kripto di AS sepanjang 2025, terbuka peluang lebih besar bagi adopsi arus utama dan institusional. Para entrepreneur menjadi lebih nyaman mencicipi industri ini seiring meningkatnya kejelasan regulasi.

Hal ini juga membuat perusahaan dan proyek kripto lebih percaya diri menawarkan rangkaian layanan lengkap mereka di AS tanpa terlalu khawatir terhadap pengetatan mendadak atau sengketa hukum.

Koin Privasi Bangkit Kembali: Zcash dan Monero Beradaptasi dan Reli

Koin privasi menguasai pasar pada 2025 dan menjadi salah satu tema utama kripto tahun ini, seiring investor berupaya menjaga anonimitas on-chain mereka.

Di tengah lonjakan ini, harga Monero (XMR) kembali menembus US$400 untuk pertama kalinya dalam empat tahun, mengakhiri periode panjang pergerakan harga yang datar.

Meski belum mencetak all-time high baru, XMR menutup 2025 dengan kenaikan sekitar 120% berdasarkan data CoinGecko, berbanding terbalik dengan Bitcoin yang mengakhiri tahun di zona merah.

Zcash (ZEC), koin privasi lain, menutup 2025 dengan lonjakan spektakuler 817%, menembus level US$500 untuk pertama kalinya dalam tujuh tahun.

Harga Zcash kembali melonjak | Sumber: CoinGecko

Apa artinya untuk 2026: Mengingat sebagian besar blockchain dibangun dengan ledger publik, jaringan yang berfokus pada privasi masih memiliki ruang pertumbuhan lebih lanjut pada 2026.

Dalam laporan terbaru, raksasa investasi kripto a16z menyoroti hal ini, dengan menyatakan bahwa jaringan privasi berpotensi kuat mempertahankan pengguna yang menghargai anonimitas karena mereka cenderung enggan melakukan bridge aset ke blockchain publik demi menghindari kebocoran data.

“Ketika pengguna berada di blockchain privat, jaringan yang mereka pilih menjadi jauh lebih penting karena, setelah bergabung, mereka cenderung tidak berpindah dan mengambil risiko terekspos,” tulis a16z, seraya menambahkan:

“Ini menciptakan dinamika winner-take-most. Dan karena privasi esensial untuk sebagian besar use case dunia nyata, segelintir privacy chain dapat menguasai sebagian besar ekosistem kripto.”

Ripple Tumbuh setelah SEC Mengakhiri Gugatan

Setelah pertarungan hukum yang panjang, mahal, dan penuh perdebatan dengan Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC), Ripple Labs akhirnya mencapai akhir dari sengketa penting bagi industri kripto, setelah Ripple dan SEC sama-sama menarik banding terakhir mereka pada Agustus.

Meski pada Maret dikonfirmasi bahwa Ripple tetap harus membayar penyelesaian perdata sebesar US$50 juta, putusan akhir tersebut pada akhirnya menolak tuduhan inti bahwa perusahaan melanggar undang-undang sekuritas melalui penerbitan dan penjualan XRP (XRP) kepada institusi.

Baca Juga: Van de Poppe Beber Strategi Trading Altcoin Pasca Crash, Incar Target +500%

Jika putusan pengadilan berbalik arah, dampaknya berpotensi sangat luas terhadap klasifikasi banyak aset kripto dan memicu gelombang kasus tambahan terhadap perusahaan sejenis.

Putusan ini memberikan tingkat kejelasan hukum bagi Ripple dan ekosistem yang lebih luas. Dengan terbebas dari bayang-bayang perkara besar tersebut, perusahaan mampu menggandakan fokus dan memperluas berbagai inisiatifnya.

Seiring momentum itu, 2025 mencatat pertumbuhan signifikan pada produk On-Demand Liquidity (ODL) Ripple dan stablecoin RLUSD, putaran pendanaan US$500 juta dengan valuasi US$40 miliar, serta XRP yang akhirnya mencetak all-time high baru untuk pertama kalinya dalam tujuh tahun.

Apa artinya untuk 2026: Berbekal momentum Ripple sepanjang 2025, perusahaan ini nampak siap melanjutkan ekspansi pada 2026.

Analis dari raksasa perbankan Standard Chartered memprediksi harga XRP secara khusus dapat melonjak lebih dari 300% tahun depan, didorong oleh permintaan dari ETF XRP spot serta kejelasan regulasi yang kini dimiliki aset tersebut.

Baca Juga: Sejauh Mana Harga Bitcoin Berpeluang Turun? Analis Ini Sebut Angka US$45.880